BOJONEGORO — Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan puluhan pohon di sepanjang jalan poros Medalem–Simorejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, mengalami kekeringan hingga mengering. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro karena berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila dahan atau batang pohon mengalami patah dan tumbang. Rabu (23/09/2026)
Sebanyak 48 pohon yang diketahui telah mengering dilakukan penanganan melalui kegiatan penebangan oleh tim DLH wilayah timur. Penanganan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pohon tumbang, terutama di sepanjang jalur yang menjadi akses masyarakat.
Koordinator Tim Penebangan Pohon DLH Wilayah Timur, Imam Safii, mengatakan bahwa penanganan dilakukan terhadap pohon-pohon yang kondisinya sudah mengering dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Penebangan dilakukan terhadap pohon yang sudah mengering sebagai langkah antisipasi agar tidak membahayakan masyarakat yang melintas di jalur Medalem–Simorejo,” ujar Imam Safii.
Ia menambahkan, kondisi pohon akan terus dipantau, terutama selama musim kemarau. Penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi dan tingkat risiko pohon terhadap lingkungan sekitar maupun pengguna jalan.
Sementara itu, Kepala Bidang Persampahan dan RTH DLH Kabupaten Bojonegoro, Imam Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya DLH dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus melakukan penataan dan pemeliharaan pohon di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Menurutnya, pohon yang sudah dalam kondisi kering dan berpotensi tumbang perlu mendapatkan penanganan agar tidak menimbulkan risiko bagi pengguna jalan maupun fasilitas umum di sekitarnya.
“Penanganan pohon dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pohon serta aspek keselamatan masyarakat. Kami terus melakukan pemantauan di sejumlah wilayah, khususnya pada jalur yang terdapat pohon dengan kondisi rawan,” jelas Imam Purnomo.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Achmad Syoleh Fatoni, menegaskan bahwa DLH akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi pepohonan di berbagai wilayah.
Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko pohon tumbang sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan. DLH juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika melintas di kawasan yang terdapat pepohonan dengan kondisi kering, khususnya saat terjadi angin kencang.
Dengan dilakukannya penanganan terhadap 48 pohon yang mengering di sepanjang jalan poros Medalem–Simorejo, DLH Kabupaten Bojonegoro berharap kondisi jalur tersebut tetap aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus memastikan pengelolaan vegetasi di ruang publik tetap dilakukan secara terencana dan berorientasi pada keselamatan.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
87 % |
Puas
5 % |
Cukup Puas
3 % |
Tidak Puas
5 % |