BOJONEGORO – Gerakan Serentak Penanaman Pohon Kembali Dilakukan, Kali ini Acara Diselenggarakan Oleh IIK (Ikatan Istri Karyawan) Perhutani KPH Bojonegoro (Rabu 24/12/2025) Di Petak 12b RPH Tretes KPH Tretes Kecamatan Temayang. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif aksi penanaman pohon yang digagas oleh Ikatan Istri Karyawan (IIK) Perhutani KPH Bojonegoro. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya memperbaiki Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), khususnya pada aspek tutupan lahan di wilayah Bojonegoro.

Kepala Adm Perhutani Bojonegoro, Slamet Juwanto Menyampaikan Bahwa Kegiatan Gerakan Tanam Pohon ini Sangat Penting Dilakukan Karena Melihat Kondisi Hutan Bojonegoro Seperti Sekarang. Butuh Kesadaran Semua Masyarakat Untuk Menyayangi Alam. Untuk Memulihkan Semua Butuh Effort dan Dukungan Kepada Pihak Yang Terkait Termasuk Ke DLH. ungkapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro Luluk Alifah Dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas inisiatif dari IIK ini. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi kunci kesuksesan pelestarian lingkungan di masa depan. Kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya "menanam kebaikan" dan amal jariyah bagi para pelakunya. "Penanaman pohon yang kita laksanakan ini tidak hanya sekadar menanam, tetapi kita menanam kebaikan untuk masa depan," pungkasnya dalam acara tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menaruh perhatian serius terhadap fluktuasi indeks tutupan lahan yang dinilai setiap tahun oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Pada tahun 2023, indeks tutupan lahan Bojonegoro tercatat di angka 58, Angka tersebut mengalami penurunan menjadi 56 pada tahun 2024. Melalui penanaman pohon bersama ini, diharapkan angka indeks tersebut dapat kembali meningkat atau setidaknya stabil dan tidak menurun dari tahun ke tahun.

Penanaman pohon ini dipandang bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki dampak berganda (multiplier effect) yang luas, mencakup aspek sosial, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat. Selain meningkatkan nilai indeks lingkungan, penanaman ini memberikan manfaat nyata bagi ekosistem, antara lain , Kualitas Udara dan Karbon. Penambahan jumlah pohon secara langsung akan meningkatkan penyerapan karbon dan memperbaiki kualitas udara.

Acara Gertak Tanam ini Dihadiri Oleh Beberapa Stakeholder diantaranya , Forkopimcam Kecamatan Gondang, BPBD Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro.[wa]

 


By Admin
Dibuat tanggal 26-12-2025
90 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
88 %
Puas
6 %
Cukup Puas
3 %
Tidak Puas
3 %