BOJONEGORO – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait fenomena alam berupa munculnya gelembung dan timbulan lumpur di Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis, (22/10/2026).
Sebagai langkah awal, tim DLH Kabupaten Bojonegoro melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melaksanakan pemantauan kondisi lingkungan sekaligus mengambil sampel lumpur guna mengetahui karakteristik dan kandungan yang terdapat di dalamnya.
Kegiatan peninjauan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Sahid, S.T., bersama Kepala UPT Laboratorium DLH, Faizahtur Rohmiah, S.T., M.T., beserta staf DLH dan perangkat Desa Krondonan.
Berdasarkan hasil pemantauan awal di lokasi, tim mencatat adanya aroma menyerupai gas atau minyak yang tercium di sekitar area munculnya gelembung dan lumpur. Temuan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut.
Untuk memastikan karakteristik serta kandungan sampel yang ditemukan, DLH Kabupaten Bojonegoro akan mengirimkan sampel lumpur tersebut ke laboratorium lingkungan di Surabaya untuk dilakukan pengujian secara lebih mendalam.
Hasil pengujian laboratorium nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut sesuai dengan kondisi dan hasil analisis yang diperoleh. Dengan demikian, penyebab maupun karakteristik fenomena tersebut belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium tersedia.
DLH Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pihak terkait guna memperoleh informasi yang akurat mengenai fenomena tersebut.
Masyarakat diharapkan tetap tenang, tetapi senantiasa waspada dan berhati-hati ketika berada di sekitar lokasi. Apabila tercium aroma gas atau minyak yang menyengat, muncul gejala seperti pusing atau mual, maupun ditemukan perubahan kondisi lingkungan, masyarakat disarankan menjauh dari area tersebut dan segera melaporkannya kepada perangkat desa atau petugas terkait.
Melalui langkah pemantauan, pengambilan sampel, dan pengujian laboratorium ini, DLH Kabupaten Bojonegoro berupaya memastikan penanganan dilakukan berdasarkan data dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta perlindungan lingkungan.{wa}
|
|
|
|
|
Sangat Puas
87 % |
Puas
5 % |
Cukup Puas
3 % |
Tidak Puas
5 % |